Translate

Sabtu, 22 Juni 2013

Peredaran Darah



SISTEM PEREDARAN DARAH
PADA MANUSIA



1.    Jantung.
Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari  2 lembar :

ü      lamina panistalis di sebelah luar.
ü      lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung.
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
Jantung disusun oleh 3 macam jaringan, yaitu :
a)     Jaringan ikat ; merupakan jaringan luar yang berfungsi sebagai pelindung.
b)     Jaringan otot jantung; merupakan jaringan yang terdapat pada lapisan tengah, berfungsi untuk membatasi antar ruang jantung.
c)      Jaringan epitel; merupakan jaringan yang terletak dilapisan dalam, berfungsi untuk membatasi antar ruangan jantung.
Dinding jantung terdiri atas 3 lapisan, yaitu :
a)     Pericardium; selaput pembungkus jantung.
b)     Miokardium; otot jantung
c)      Endokardium; selaput yang membatasi ruang jantung.

2.  Pembuluh darah.
Pembuluh darah adalah bagian dari system peredaran darah berupa saluran – saluran tempat mengalirnya darah dari jantung keseluruh tubuh atau sebaliknya.
Ada 3 macam pembuluh darah yaitu: pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler (pembuluh darah halus).
Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.
1)       Pembuluh Nadi (Arteri)
Arteri adalah semua pembuluh darah yang arahnya meninggalkan jantung (mengalirkan darah dari jantung) sehingga darah yang dibawanya kaya akan oksigen, kecuali pembuluh arteri pulmonalis (pembuluh arteri yang membawa darah dari jantung menuju paru – paru).
            Ciri – ciri arteri dapat disebutkan sebagai berikut :
·               Tempat Agak ke dalam
·               Dinding Pembuluh Tebal, kuat, dan elastis
·               Aliran darah Berasal dari jantung
·               Denyut terasa
·               Katup Hanya disatu tempat dekat jantung
·               Bila ada luka Darah memancar keluar
2)      Pembuluh Balik (Vena)
Vena adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah kembali ke jantung dari jaringan tubuh atau mengalirkan darah menuju jantung sehingga darah yang dibawanya miskin oksigen, kecuali pembuluh vena pulmonalis (pembuluh vena yang membawa darah dari paru – paru menuju jantung).
3)       Pembuluh Kapiler
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus berupa cabang pembuluh darah terkecil yang menyebar ke seluruh jaringan. Dindingnya tersusun atas satu lapis sel. Pada pembuluh kapiler terjadi pertukaran gas. Hasil pertukaran gas ini akan diangkut ke vena dan diteruskan ke vena cava.


3.   Darah.
   
Darah merupakan cairan tubuh yang terdapat didalam jantung dan pembuluh darah. Darah pada pembuluh nadi banyak mengandung oksigen sehingga berwarna merah cerah, sedangkan darah pada pembuluh balik banyak mengandung karbon dioksida sehingga berwarna merah tua.
Darah memiliki beberapa fungsi yaitu :
o       Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah.
o       Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal.
o       Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.
o       Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah.
o       Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih.
o       Menutup luka yang dilakukan oleh keping-keping darah.
o       Menjaga kestabilan suhu tubuh.
Secara garis besar, darah terdiri dari plasma darah (cairan darah) dan sel – sel darah.
Ø            Plasma Darah
Adalah darah tanpa sel – sel darah, berwarna kekuning – kuningan, dan sekitar 90%-nya adalah air. Plasma darah terdiri atas serum fibrinogen. Serum berfungsi untuk kekebalan sedangkan fibrinogen berfungsi untuk pembekuan darah.
Ø            Sel – sel darah
Sel – sel darah adalah sel yang hidup dan berjumlah sekitar 45% dari seluruh jumlah darah.
Sel darah dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu :
§      Eritrosit (sel darah merah)
§      Leukosi (sel darah putih)
§      Keping – keeping darah (trombosit)
Ø            Golongan darah
Golongan darah manusi dapat dibedakan menjadi tiga macam system, yaitu :
§         Golongan darah system A, B, AB, dan O
§         Golongan darah system rhesus
§         Golongan darah system MN.
4.  Peredaran Darah
Peredaran Darah manusia ada 2 macam, yaitu :
a.      Peredaran Darah Kecil
Peredaran darah kecil adalah darah beredar dari jantung ke paru – paru kemudian kembali lagi ke jantung.
(jantung à paru-paru à jantung)
b.      Peredaran Darah Besar
Peredaran darah besar adalah darah beredar dari jantung ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung.
(jantung à seluruh tubuh à jantung)

Pada peredaran darah kecil atau besar, darah melalui jantung sebanyak dua kali. Dengan demikian dalam satu peredaran darah, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga disebut peredaran darah ganda.

3 komentar:

  1. terima kasih atas informasinya

    BalasHapus
  2. mari kita basmi koruptor yang berada di indonesia...!!!
    MERDEKA...!!!

    BalasHapus